Minggu, 17 Februari 2013

Jathilan Alias Jaran Kepang di Desa Wisata Bukit Sembrani


 Kuda lumping juga disebut jaran kepang atau jathilan adalah tarian tradisional Jawa menampilkan sekelompok prajurit tengah menunggang kuda. Tarian ini menggunakan kuda yang terbuat dari bambu yang di anyam dan dipotong menyerupai bentuk kuda. Anyaman kuda ini dihias dengan cat dan kain beraneka warna. Tarian kuda lumping biasanya hanya menampilkan adegan prajurit berkuda, akan tetapi beberapa penampilan kuda lumping juga menyuguhkan atraksikesurupan, kekebalan, dan kekuatan magis, seperti atraksi memakan beling dan kekebalan tubuh terhadap deraan pecut. Jaran Kepang merupakan bagian dari pagelaran tari reog. Meskipun tarian ini berasal dari JawaIndonesia, tarian ini juga diwariskan oleh kaum Jawa yang menetap di Sumatera Utara dan di beberapa daerah di luar Indonesia seperti di Malaysia dan di Negara-negara lain.
Kuda lumping adalah seni tari yang dimainkan dengan properti berupa kuda tiruan, yang terbuat dari anyaman bambu atau kepang. Tidak satupun catatan sejarah mampu menjelaskan asal mula tarian ini, hanya riwayat verbal yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Konon, tari kuda lumping adalah tari kesurupan. Ada pula versi yang menyebutkan, bahwa tari kuda lumping menggambarkan kisah perjuangan Raden Patah, yang dibantu oleh Sunan Kalijaga, melawan penjajah Belanda. Versi lain menyebutkan bahwa, tarian ini mengisahkan tentang latihan perang pasukan Mataram yang dipimpin Sultan Hamengku Buwono I, Raja Mataram, untuk menghadapi pasukan Belanda.

Pagelaran Tari Jaran Kepang.
Dalam setiap pagelarannya, tari kuda lumping ini menghadirkan 4 fragmen tarian yaitu 2 kali tari Buto Lawas, tari Senterewe, dan tari Begon Putri.

Wujud Kecintaan Pemuda Atas Seni & Kebudayaan Tradisional.
Seiring berjalannya waktu Tari Jaran Kepang ini semakin langka dan perlu di jaga dan dilestarikan. Khususnya di Desa Krinjing, Kec. Watumalang, Kab. Wonosobo, Pro. Jawa Tengah ini ALHAMDULILLAH masih banyak peminat dari para pemuda untuk kesenian dan hiburan ketika Merdi Desa dan acara-acara lainnya.

Sumber dan Perana Luar


Continue reading ...

Jumat, 15 Februari 2013

Lenggak lenggok gatot koco gadungan bertopeng


wisatabukitsembrani.blogspot.com-waw gatot koco bertopeng apa itu, entah apa juga itu aku gak tau. bisa-bisanya menggambarkan topeng yang seperti itu.
ini yang paling saya suka, sawerane mas... 
Continue reading ...

Kamis, 14 Februari 2013

Fighting berduel pun gak kalah dengan silat tradisional

Nah, inilah aksi sebelum mereka memamerkan pencak yang telah mendarah daging pada penduduk lain. Tidak semua emang perguruan ini memungut murit untuk menjadi pendekar. Selektif banget gitu....
Pencak yang di tampilkan oleh murid pilihan dan khusus pemuda yang ikut andil, kaum tetua menonton.
Ciiiat ciat,,, kamehame jotosan maut sedang diunjuk gigikan. selamat menikmati, bila mau kenyataannya datang langsung di desa krinjing. pasti ada.
Continue reading ...

Senin, 11 Februari 2013

Pencak ala desa krinjing

pencak silat ini adalah satu seni yang mencampurkan antara raga manusia dan makhluk Tuhan yang gaib yaitu jin yang dipanggil dan masuk dalam raga manusia. semaraknya sampai penduduk sekita tidak mau ketinggalan untuk menyaksikannya. penasaran? silahkan berkunjung di Desa kami.
Continue reading ...

Minggu, 10 Februari 2013

Penari cantik, lenggeran pun ramai pengunjung.

Penarinya cantik penonton pun meriah. pagelaran ini diselenggarakan pada malam hari namun tetap ramai dengan pengunjung penduduk sekitar. pengen menyaksikannya...? silahkan datang ke desa kami.
Continue reading ...
 

About

Rintisan Desa Wisata Bukit Sembrani. Desa Krinjing, Watumalang 56352, Wonosobo, Jawa Tengah.

Copyright © Desa Wisata Bukit Sembrani Design by BTDesigner | Blogger Theme by BTDesigner | Powered by Blogger